Monday, 15th March 2010.

Posted on Monday, 6th October 2008 by krisna

Selama ini jika harus insert table pasti selalu bikin dulu di Dreamweaver, baru setelah itu insert di posting. Ini pekerjaan yang menyebalkan dan tadi pagi iseng nyari-nyari plugin wordpress tentang table dan ternyata ada :D

Tapi ternyata pembuat plugin wp-table ini ternyata udah ngga men-support plugin tersebut ke versi WP yang lebih tinggi lagi (hanya sampe WP versi 2.3. Tapi untungnya ada juga yang mau memperbaikinya dan compatible dengan WP 2.5.1 dan ternyata bisa juga sampe WP 2.6.

Jadi ngga sia-sia nih install plugin WP table fix dan ternyata perbaikannya cukup mudah. Cari file wp-table.php dan liat baris kode 344.

Posted in Wordpress | Comments (3)

Posted on Sunday, 10th August 2008 by krisna

Sedang lagi semangatnya bikin blog baru yang tentunya banyak diminati dan disukai orang, dengan rasa percaya diri melakukan instalasi wordpress dengan prefix selain default wp_.

Mungkin ada yang udah tau ato ada juga yang belum tau, prefix wp_ itu dipakai dalam penggunaan table wordpress. Bisa diubah - ubah sesuai keinginan. Biasanya sih ngga pernah ngubah defaultnya, tumben aja pengen ngubah yang katanya bisa meningkatkan level security yang lebih baik.

Posted in SEO, Wordpress | Comments (1)

Posted on Sunday, 25th May 2008 by krisna

Setelah memberanikan diri membeli VPS, kemarin iseng login lagi ke WHM panel dan ternyata saat melihat Server Status terkejut juga. Memory dan mySQL process masih aman, cuma CPU load bikin ketar - ketir. 40% CPU load yang mengakibatkan database sering connection error.

high-server-load-wordpress

Akhirnya ngirim email ke support dan akhirnya mereka restart. Selain itu berpesan untuk mengoptimasi php scriptnya. OMG - optimasi php script?? Ini pake wordpress gimana caranya optimasi, coding aja masih newbie. Setelah tidur sejenak dan menatap loading CPU usage yang walopun sudah turun menjadi 38% tapi tetap aja masih membawa perasaan ngga enak. Dan setelah ubek-ubek plugin kok ya nemu WP Super Cache.

Posted in Case Study, Wordpress | Comments (13)