Posted on Monday, 1st September 2008 by krisna
Suatu ketika ada sebuah padepokan yang belum terkenal, muridnya masih bisa dihitung dengan jari dan bisa dibilang kelas teri dibanding pesaingnya.
Setelah sepuluh tahun lamanya, padepokan itu kian terkenal. Wajar saja jika ada yang ingin masuk ke perguruan tersebut harus membayar sumbangan sukarela tetapi dengan embel-embel minimum yang jumlahnya pada waktu itu termasuk besar yaitu satu juta haipur (mata uang mereka). Para murid yang ingin menuntut ilmu disana pun sebenarnya sangat antusias sekali karena mereka melihat gambar maket padepokan tersebut sangat indah.
Posted in Personal | Comments (1)

Komunitas adsense-sby.com kini mengadakan 
