Selama 3 bulan saya mencoba untuk membuat sebuah situs yang content-nya adalah hasil rewrite dari berbagai sumber dengan niche topik dan ternyata hasilnya sudah bisa diduga sebelumnya ;)

rewrite-history

Saya kemudian membandingkan dengan salah satu situs yang semua content saya buat sendiri walopun masih harus melihat content yang asli juga (dan ini saya anggap semi-original content), tapi setidaknya ini membuktikan keampuhan content bikinan sendiri tanpa menggunakan tool rewrite. Sekarang situs tersebut sudah mencapai lebih dari 1K unique visitor/day dan penghasilannya pun bisa dibilang sangat lumayan (hampir mencapai $300 untuk bulan Februari 2008) untuk sebuah situs yang baru berusia 9 bulan.

Untuk situs rewrite content sampe 3 bulan ini sudah mencapai 500 lebih content tapi jumlah visitornya itu loh yang bikin ketawa. Sedangkan kalo dibandingkan dengan situs yang original content ternyata setiap bulan trafficnya selalu naik. Padahal sehari belum tentu saya update contentnya, mungkin 2 atau 3 hari baru saya update. Nih screen shotnya

situs-rewrite-content
Situs Rewrite Content

situs-original
Situs Semi-Original Content

Jadi dah bisa disimpulkan kan antara situs semi-original ama situs rewrite content ;)


Related Posts:
Testing 2 Domain Dengan Topik Sama
8 Months Experiment For Trafficz and Money
Situs Copy Paste Di-Banned Google Ga Yah?
Efek Cerai Yang Bikin Happy
Carilah Trusted Backlink

Posted on Saturday, 1st March 2008 in Case Study | Comments (4)



4 Responses to “Percobaan Situs Semi-Original dan Rewrite Content”

  1. ika Says:

    wow perbedaan na emang mencolok begitu ya,, btw kalo lagi blank sering ga ada ide neh buat bikin original content

  2. Nemes Says:

    klo lg blank ya comod-pas alias copy modify paste…

  3. widis Says:

    inspiratif nih om, thanks

  4. Dhimas Says:

    Kalo begitu saya mo nulis sendiri, ga pake tool.. ;)

Leave a Reply